Kisah Penguasa Menangis Meminta Hujan

Advertisemen

Syaikh Dr Thariq Suwaidan dalam Silsilah Tarikh Al Andalus, mengisahkan, ketika terjadi kemarau yang panjang di Andalusia, Khalifah Abdurrahman Al Nashir mengirim utusan ke al-Mundzir ibn Sa’id, meminta beliau mengimami orang-orang sholat istisqa’.
Saat didatangi utusan itu, al-Mundzir berkata, “Bagaimana kabar Khalifah hari ini?”
Sang utusan menjawab, “Kami benar-benar tidak melihat satu orang pun yang khusyu’nya melebihi Khalifah hari ini. Ia menangis, bingung sendiri, mengakui dosa-dosanya, bermunajat pada Tuhannya: Ya Allah, apakah engkau akan terus menyiksa rakyatku karena dosa-dosaku? Engkau adalah sebaik-baik pemberi keputusan. Tak satupun dosaku yang akan terlewatkan dari-Mu.”
Mendengar jawaban itu, wajah Al-Mundzir seketika berbinar, lalu berkata pada utusan tersebut, “Wahai anak muda, jika penguasa bumi telah tunduk, Penguasa langit pasti akan merahmati.”
Sebelum orang-orang bubar dan pergi meninggalkan tempat sholat, hujan turun sangat deras…

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 merdekapos - All Rights Reserved - Created By BLAGIOKE Diberdayakan oleh Blogger
close