Anak-Anak Palestina Yang Dipenjara Israel Diberi Makanan Anjing

Advertisemen


“Kita sedang berada di Hari Anak Se-Dunia.Akan tetapi nasib anak-anak Palestina kini lebih dari 400 orang masih mendekam di jeruji Nazi Teroris Yahudi Israel,” tegas Bang Onim, panggilan akrab Abdillah Onim, jurnalis senior Indonesia yang kini tinggal di Gaza, Palestina pada hari Jumat (20/11) lewat Broadcast resminya.

Bang Onim sangat menyayangkan sikap dunia yang meributkan ratusan orang Perancis yang terluka, namun bisu terhadap tragedi Palestina yang menyangkut jutaan nyawa manusia. Apa yang terjadi di Paris, justru pemandangan sehari-hari di Palestina dan Suriah.

“Hasbunallah wa ni’mal. Dalam setiap penahanan, militer Yahudi menyiksa mereka (anak-anak Palestina) dipukul dengan moncong senjata, gagang pistol, pentungan, ditendang dengan sepatu lars, penyiksaan dan intimidasi lainnya,” terang Bang Onim.

Jurnalis yang sering dijuluki “Wartawan Jihad” ini juga menggambarkan kondisi anak-anak Palestina yang ditangkap teroris Israel.

“Tidak hanya intimidasi dan penyiksaan, akan tetapi bocah Palestina yang berusia 7 sampai 20 tahun di dalam penjara, tidak jarang mereka dihidangkan makanan khusus makanan  (maaf) makanan Anjing. Hasbunallah wa ni’mal wakil,” jelasnya.

Ia juga menyerukan agar umat Islam sedunia tidak tinggal diam membiarkan teroris Israel berlaku sewenang-wenang dan mengajak sebisa mungkin untuk menyelamatkan anak-anak Palestina.
(ilham/Onim)

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 merdekapos - All Rights Reserved - Created By BLAGIOKE Diberdayakan oleh Blogger
close